Sabtu, 24 Juli 2010

Saat itu, Suhairi Memilih Berjalan

Ibu saya bercerita.

Waktu kecil saya termasuk lambat bicara. Hingga umur beberapa tahun, saya masih seperti orang bisu berbicara. Saya hanya mampu  mengucapkan: "U.., U..."

Ibu saya juga bercerita. Walau saya cukup lama hingga bisa berbicara jelas, namun saya termasuk cepat dalam berjalan. Bahkan, kata Ibu, saya memiliki tekad kuat agar bisa berjalan. Berkali-kali saya terhempas jatuh, namun kata Ibu, saya tak pernah menyerah. Bahkan, walau belum bisa berjalan benar, saya malah berusaha berlari. Tentu saja akibatnya saya terhempas cukup kuat. Dan, lagi, saya tak menyerah. Umur saya sembilan bulan ketika saya berhasil melakukaan langkah pertama.

Suhairi kecil, apa yang menyemangatimu hingga sanggup jatuh bangun begitu? 

Saya tak mungkin mendengar jawaban apa pun. Tapi, sebuah suara seperti ditiup  dari masa lalu, membisiki saya: "Aku lebih memilih untuk bergerak secepat mungkin, dan kata-kata cukup sebagai pelengkap perjalananku." 


4 komentar:

  1. Singkat dan mengena... (sok komentator hebat nih!!) :-p

    BalasHapus
  2. kena ya mas, sori banget ga sengaja... masih bisa 'berfungsi' kan? (hehe, apaan sih!)

    makasih ya mas, rajin-rajin mampir ya..

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. right, that`s what you are......

    BalasHapus

Untuk mengurangi spam komentar, sahabat diminta melengkapi langkah verifikasi kata. Agar dimaklumi.